Air terjun Dua Warna berada di daerah desa Durin Sirugun, kecamatan Sibolangit, kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Atau lebih tepatnya air terjun yang memiliki dua warna air ini berlokasi di kaki gunung Sibayak. Terbentuk dari letusan-letusan gunung Sibayak ratusan tahun silam, air terjun Dua Warna ini juga termasuk berada di kawasan hulu sungai Sinembah 1.

Seperti namanya, objek wisata air terjun Dua Warna Sibolangit memang memiliki 2 variasi warna air. Air yang turun dari atas berwarna putih keabu-abuan sedangkan air yang tertampung di bawahnya berwarna biru muda. Adapun warna air tersebut timbul karena terdapatnya kandungan fosfor serta belerang. Sehingga oleh karena kandungan ini pula pengunjung air terjun juga tidak diperbolehkan untuk meminumnya. Lantas tidak heran lagi bila banyak pelancong dan wisatawan yang penasaran hingga berniat menyambangi lokasi wisata air terjun.

Mungkin orang Sumatera Utara dan sekitarnya sudah tidak asing lagi dengan objek wisata yang satu ini. Selain disebut dengan wisata air terjun Dua Warna, orang-orang bisa juga menyebutnya dengan nama air terjun Telaga Biru Sibolangit. Ketika sudah sampai di lokasi air terjun, pengunjung akan dibuat takjub oleh pesonanya. Pasalnya untuk ketinggian terjunan air bahkan mencapai 75 meter dan berada di ketinggian 1475 mdpl.

Anda bisa mengunjungi lokasi wisata ini kapanpun, kecuali ada kondisi tertentu. Tidak usah khawatir, agar tidak tersesat anda bisa menggunakan jasa pemandu wisata yang berada di sekitar lokasi. Kemudian untuk mendapatkan sensasi terbaik, datanglah sejak pagi dan bawa berbagai perlengkapan yang cukup. Pengunjung juga disarankan untuk meninggalkan lokasi sebelum hari gelap. Dan pastikan pula bahwa alat perekam gambar yang mumpuni untuk anda gunakan. Sebab air terjun Dua Warna di Sibolangit ini sangatlah indah.

Agar bisa sampai di lokasi air terjun Dua Warna memang membutuhkan usaha dan tenaga yang cukup banyak. Karena dari pintu utama Bumi Perkemahan Sibolangit saja pengunjung harus mampu berjalan kaki menyusuri hutan yang rimbun. Tidak tanggung-tanggung, untuk menemukan surga dunia yang tersembunyi ini rombongan harus berjalan kaki sekitar 2 atau 3 jam.

Untuk membantu anda menemukan lokasi, di dalam kawasan hutan yang rimbun sudah disematkan tanda-tanda sebagai petunjuk arah. Tanda-tanda tersebut memang sengaja dipasang oleh pihak pengelola. Namun jika anda masih khawatir akan tersesat, dapat menyewa jasa pemandu lokal dengan kisaran tarif mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Harga tersebut bisa berbeda tergantung jumlah peserta dan bentuk negosiasi anda dengan orang yang akan memandu perjalanan anda.

Jadi jika anda memilih melabuhkan langkah untuk sekedar liburan ke sini maka jiwa petualang anda juga akan diasah. Sebab banyak bentuk jalan yang menantang seperti tanjakan, turunan, juga sampai melintasi beberapa sungai kecil di dalam hutan. Tetapi kelelahan menyusuri hutan akan langsung dibayar setelah anda menemukan pesona air terjun Dua Warna yang menyejukkan hati dan pandangan. Bahkan lokasi ini bisa anda jadikan sebagai pelepas penat yang telah membabibuta.

Sementara itu bus antarkota jurusan Kabanjahe dari kota Medan dapat menjadi solusi bagi anda dan rombongan wisata yang tidak menggunakan transportasi pribadi. Lantas bergeraklah menuju kawasan Bumi Perkemahan Sibolangit. Dari sini anda nantinya akan bersiap menempuh penjelajahan.

Bagi anda yang bertanya-tanya soal biaya tiket masuk ke kawasan air terjun Dua Warna. Saat hendak memasuki kawasan air terjun, setiap wisatawan akan dikenakan biaya retribusi untuk perawatan sekitar lokasi objek wisata senilai Rp 25 ribu (dan dapat berubah sewaktu-waktu). Agak mahal memang, tapi hasil yang anda dapatkan tentu akan sebanding.

Nah tunggu apa lagi? Segera atur waktu anda untuk memanjakan mata dan jauhkan pikiran-pikiran yang membelenggu dari diri anda. Oh iya sebagai tips, alangkah baiknya membawa bekal makanan secukupnya karena di lokasi air terjun tidak ada penjual makanan. Begitu juga dengan air minum. Saat menjelajah, tenaga cukup banyak terkuras.