Tuktuk Siadong merupakan sebuah lokasi wisata yang ada di  provinsi Sumatera Utara, tepatnya di kecamatan Simanindo, kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Secara geografis Tuktuk Siadong ini memiliki luas sekitar 245 hektare dengan topografi berbentuk tanjung yang menjorok ke arah danau Toba. Menariknya, lokasi ini sering disebut sebagai kampung turis karena memang sering dikunjungi oleh wisatawan dari luar negeri. Sehingga banyak pula hotel-hotel berbintang yang didirikan di daerah Tuktuk untuk menunjang fasilitas para pengunjung.

Daerah Tuktuk juga sangat strategis. Pasalnya terletak di seberang Parapat dan diapit oleh Tomok dan Ambarita. Sementara itu Tomok, Ambarita, serta Parapat sendiri juga diketahui sebagai lokasi yang jarang sepi pendatang. Jadi bila anda sedang mencari lokasi wisata menarik yang juga agak kental dengan budaya, Tuktuk Siadong bisa menjadi sebuah pilihan destinasi. Di sisi lainnya langit biru dengan cuaca yang bagus menjadikan daerah Tuktuk Siadong dapat menjadi surga wisata.

Pertunjukan Sigale-Gale

Sigale-gale adalah sebuah patung kayu yang bisa menari-nari. Namun patung ini bisa menari oleh karena dikendalikan seseorang di belakang patung. Konon informasinya jumlah tali yang menggerakkan patung kayu Sigale-gale sama dengan jumlah urat yang ada di tangan manusia lho. Pun demikian bagi kalangan wisatawan yang berkunjung ke pulau Samosir, nama Sigale-gale sudah sangat akrab di telinga.

Di lokasi patung Sigale-gale ini, wisatawan atau pengunjung bisa berfoto hingga menari-nari dengan patung. Selain itu pengunjung juga bisa meminjam ulos dan sortali sebagai tambahan properti. Namun terlepas dari itu, sebagai pengunjung jangan lupa juga untuk selalu menjaga kesopanan ya.

Bukit Beta Tuktuk

 

Kawasan Bukit Beta Tuktuk merupakan lokasi wisata yang gratis untuk dikunjungi. Sebagai pertanda utamanya lokasi ini akan menampilkan hamparan rumput Jepang yang berarea luas seperti lapangan. Jika anda berniat untuk mendaki, jalur untuk ke puncak pun telah dibuat. Mungkin terlihat biasa-biasa saja bagi sebagian orang akan tetapi berwisata di lokasi ini juga bisa kok memberikan pengalaman baru bagi anda dan rombongan.

Lebih menariknya lagi biasanya jalur trekking Bukit Beta sering disambangi turis untuk aktivitas jogging. Para turis biasanya akan berkeliling Tuktuk terlebih dahulu sebelum sampai di area puncak bukit. Letak bukit Beta pun terpisah dari pemukiman penduduk. Dan waktu terbaik berkunjung ke Bukit Beta adalah saat pagi hari.

Hotel atau Penginapan

  • Tabo Cottages

Lokasi: Jalan Lkr. Tuktuk Toba, Tuktuk Siadong, Simanindo, kabupaten Samosir.

  • Samosir Cottages Resort

Lokasi: Jalan Lingkar Tuktuk Danau Toba, Samosir, Sumut.

  • Silintong Hotel

Lokasi: Tuktuk Siadong, kecamatan Simanindo, kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

  • Carolina Hotel

Lokasi: Tuktuk Siadong, kecamatan Simanindo, kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Berkuliner di Tuktuk

Saat berkunjung ke Tuktuk Samosir jangan lupa pula untuk menyinggahkan langkah mencicipi kuliner. Sebab ada begitu banyak restoran yang terdapat di kawasan Tuktuk Siadong, Samosir. Misal, salah satunya yaitu sambal tuktuk. Sambal ini menyajikan sensasi yang berbeda sebab terdiri dari bahan-bahan seperti cabai rawit, bawang merah, andaliman, kincung, serta kemiri. Sambal ini juga cocok dihidangkan ke dalam berbagai menu, mulai dari menu panggang maupun menu hidangan lain.

Rute Menuju Tuktuk Siadong

Jika anda dari kota Medan, waktu tempuh yang akan anda hadapi sekitar 6 jam untuk bisa sampai ke desa ini. Anda akan mengikuti jalan Sidikalang-Medan ke Dolay Rayat. Nanti dari jalan Barus Jahe, anda harus sampai ke jalan Tuktuk di Samosir yang dekat dengan danau Toba. Anda bisa berwisata dengan menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda 4. Jika anda dari Kuala Namu, maka yang bisa anda harus lakukan ikuti adalah melalui rute dari kota Medan.