SantaiBanget – Keindahan danau keimutu ende terdapat disekitar Gunung Kelimutu. Danau Kelimutu sendiri terbagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna – warna air danau yang terdapat didalamnya.

Danau Kelimutu terdapat di Desa Pemo, Pulau Flores, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lihat di peta

Gunung berapi yang dekat dengan danau kelimutu memiliki ketinggian 5.377 kaki tinggi menjulang danmempunyai kisah mistery yang cukup misteri.

Gunung berapi ini merupakan salah satu gunung yang masih aktif di Indonesia.

Danau Kelimutu yang terletak di kawah Kelimutu ini memiliki kondisi yang sangat unik. Pasalnya, danau ini memiliki 3 warna sehingga disebut dengan telaga tiga warna.

Danau yang memiliki 3 warna ini membuat setiap mata yang memandang menjadi takjub.

Terdapat 3 warna yaitu merah, biru, dan putih dan warna ini akan selalu berubah seiring berjalannya waktu. Inilah yang membuat danau ini menjadi tempat wisata andalan di Pulau Flores.

Danau ini memiliki luas 1.051.000 meter persegi dengan volume air di dalamnya sejumlah 1.296 juta meter kubik. Ketinggian dinding antara 50 meter hingga 150 meter.

Dinding dari kawah Telaga warna Danau Kelimutu terbilang terjal. Kemiringannya pun mencapai 70 derajat. Danau ini bukan hanya memiliki 3 warna yang unik saja, namun kawah dari danau seringkali berubah warna.

Gunung Kelimutu yang kini menjadi salah satu anggota dari Taman Nasional Kelimutu ini memiliki beragam jenis satwa burung yang indah.

Meskipun lokasi dan tempatnya tidak besar, Kelimutu memiliki pesona keindahan yang sangat menarik.

Masyarakat setempat memberi nama ketiga danau tersebut sesuai dengan sejarah yang terbentuk dalamnya.

Arti Warna Danau Kelimutu

1. Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai”

merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau ini merupakan danau yang paling luas karena memiliki luas sekitar 5,5 hektar dengan warna khas hijau lumut kebiruan jika dilihat dari jauh ketinggian.

2. Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo”

merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Luas 4 hektar menjadikannya danau yang paling kecil dengan kedalaman dangkal 64 meter.

3. Danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu”

merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal dengan luas danau 4,5 hektar.

Hingga kini masyarakat setempat meyakini bahwa siapapun keluarga mereka yang meninggal, maka rohnya akan berkumpul di ketiga danau ini menurut prilaku sosial dalam kehidupannya.

Penduduk di sekitar danau percaya bahwa pada saat danau berubah warna tradisi Pati Ka harus segera di lakukan dengan memberikan makan sesajen bagi arwah orang – orang yang telah meninggal.

Secara geologis danau kelimutu memang merupakan tempat yang mistis. bagaimana tidak, perubahan warna yang terjadi memang tidak bisa diprediksi.

Percaya atau tidak, itu semua merupakan salah satu bagian dari budaya lokal. Beda suku, beda tempat, beda budaya, beda pula kekayaan tradisi yang ada di dalamnya.

Pesona wisata Danau Kelimutu

Pesona wisata Danau Kelimutu Ende Flores tidak terlepas dari kearifan lokal yang berada di dalamnya. Salah satu kearifan lokal penduduk yang tinggal di daerah Wae Rebo.

Rumah-rumah penduduk setempat dibangun dengan menggunakan kayu dan jerami. Biasanya, rumah penduduk terdiri dari 5 lantai.

Penduduk di daerah ini terkenal dengan keramahannya yang luar biasa. Jika Anda datang, Anda akan disuguhi dengan kopi hangat khas Flores.

Wisatawan pun bisa melihat ibu-ibu yang menenun kain khas Flores. Tepat di bukit yang berada di dekat desa. Anda akan bisa melihat rumah baca yang memiliki banyak buku bacaan.

Keindahan Wae Rebo pun tiada tara. Banyak tempat menarik yang berada di wilayah Wae Rebo dekat Kelimutu yang bisa Anda jadikan sebagai list untuk menghabiskan liburan bersama sahabat dan keluarga.

Pemandangan yang indah dengan tiket masuk yang se-murah itu pastinya keuntungan bagi wisatawan lokal.

Harga Tiket Masuk Danau

Tentunya bagi pengunjung lokal atau domestic dikenakan biaya objek wisata Rp. 5.000 per orang.
Pengunjung asing atau overseas dikenakan biaya Rp. 150.000 per pax.
Biaya parkir dikenakan Rp. 5.000 untuk sepeda motor dan mobil sebesar Rp. 10.000.

Note : Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Wisata yang bisa anda kunjungi yang berdekatan dengan Danau

Ada banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi dan satu arah.

Air Terjun Murundao

Terletak di Desa Koanara di Kecamatan Kelimutu. Air terjun murundao dengan ketinggian ± 15 meter menawarkan sebuah pesona alamiah yang asri. Lokasi alamnya yang masih asli membuat anda betah tuk bersantai di pinggir air terjun ini.

Kolam Air Panas Ae Oka Detusoko

Anda dapat menikmati hangatnya berendam atau sekedar mencelupkan kaki di Kolam Ae Oka Detusoko.

Bukit Teletubies

Anda bisa berselfi di bukit Teletubies yang luas nan menghijau. Anda bisa menemukan bukit ini ketika berkunjung ke Riung Kelimut.

Desa Adat Wologai

Desa ini berada di Gunung Kelimutu. Desa Adat ini sangat unik dan memiliki penduduk yang ramah. Anda bisa melihat rumah adat yang unik di desa ini

Tidak hanya Danau Kelimutu flores saja yang indah, namun pantainya pun biru mempesona.

Kearifan lokalnya yang luar biasa juga patut dihargai. Setidaknya, Anda harus menjaga persatuan dan kesatuan dengan beragam kegiatan tradisional yang berbeda-beda antar daerah.