Sudah tidak bisa dipungkiri lagi jika Daerah Istimewa Yogyakarta memilki keindahan yang luar biasa. Kota ini merupakan kota wisata yang selalu menarik hati para wisatawan dari berbagai negara. Salah satu wisata yang menarik ialah Candi Prambanan, selain megah juga sangat unik.

Candi Prambanan sendiri merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi Prambanan terletak di kecamatan Prambanan, Sleman, dan kecamatan Pramabanan, Klaten, kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta. Tepatnya candi ini berada di wilayah administrasi desa Bokoharjo, Prambanan Sleman. Sedangkan pintu masuk kompleks Candi Prambanan terletak di wilayah administrasi desa Tlogo, Prambanan, Klaten.

Candi Prambanan kerap disebut juga Candi Roro Jonggrang. Konon, candi ini dipersembahkan untuk Trimurti atau tiga dewa utama Hindu, yaitu Brahma (dewa pencipta), Wishnu (dewa pemelihara), dan Siwa (dewa pemusnah).

Menurut Prasasti Siwaghra, kompleks Canda Prambanan memiliki nama asli Siwagrha, yang artinya Rumah Siwa. Tepat di ruang utama candi bersemayam arca Siwa Mahadewa. Arca ini punya tinggi 3 meter, menunjukkan bahwa dewa Siwa lebih diutamakan.

Kompleks Candi Parambanan punya 4 pintu masuk, yang dibuat mengikuti arah penjuru mata angin, akan tetapi arah hadap bangunan ini ke arah timur. Maka pintu masuk utama candi ini adalah gerbang timur.

Komplek Candi Prambanan terdiri dari 3 Candi Trimurti (Candi Siwa, Wisnu, dan Brahma), 3 Candi Wahana (Candi Nandi, Garuda, dan Angsa), 2 Candi Apit, 4 Candi Kelir, 4 Candi Patok, dan 224 Candi Perwara, yang tersusun dalam 4 barisan konsentris dengan jumlah candi dari barisan terdalam hingga terluar.

Jika anda sudah selesai menikmati atau melihat-lihat candi, anda juga bisa menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana di panggung terbuka atau yang sering disebut Trimurti. Pementasan dilakukan dengan di iringi musik gamelan dan musik tradisional Jawa. Harga tiket untuk masuk atau menyaksikan sendratari Ramayana bervariasi Mulai dari Rp. 125.000- Rp.400.00. Pertunjukkan dimulau pukul 19 : 30 – Selesai.

Sejarah Candi Prambanan

Memiliki cerita di balik Candi Hindu terbesar dan termegah yang dibangun di Jawa kuno. Bangunan ini pertama kali dibangun sekitar 850 Masehi oleh Rakai Pikatan, dan secara berkelanjutan mengalami perluasan oleh raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu. Konon, sejarawan lama menduga bahwa pembangunan candi agung Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas tanah Jawa.

Hal ini terkait teori wangsa kembar, namun berbeda keyakinan dan saling berkompetisi. Wangsa Sanjaya penganut Hindu, sedangkan wangsa Sailendra penganut Budha. Dengan dibangunnya Candi Prambanan maka menjadi simbol bahwa Hinduisme alisan Siawa kembali mendapat dukungan dari keluarga kerajaan. Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan telah beralih fokus pada dukungan keagamaanya.

Harga Tiket :

Wisatawan Lokal : Anak-anak – Rp. 10.000 – Dewasa Rp.40.000

Wisatawan Asing : Anak-anak – $9 – Dewasa $18

Nb : Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu

Jam Buka : Mulai pukul 06 : 00 – 17 :00 WIB.

Tips : Berkunjunglah pada sore hari, karena jika siang hari cuaca akan sangat panas. Selain itu sat sore hari pemandangan akan sangat indah karean ada matahari senja yang siap untuk anda abadikan.

Lihat lokasi di map